Tekad Ernando Ari Jadikan Piala Presiden Ajang Pembuktian
Ernando sempat menepi hampir dua bulan akibat cedera yang dialaminya sejak awal April. Ia baru kembali merumput pada pekan terakhir Super League 2025/2026 ketika Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri pada 23 Mei 2026.
Cedera tersebut membuat Ernando gagal masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni dan Piala AFF 2026. Menurutnya, kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih menjadi alasan utama dirinya tidak mendapat panggilan.
"Kemarin sempat cedera. Kenapa saya masih ada di sini? Karena tanggal ini mereka (pemain timnas) sudah ikut TC, terus saya izin karena cedera hampir satu bulan lebih. Jadi itu salah satu alasan saya enggak dipanggil, mungkin," kata Ernando kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Bagi Ernando, Piala Presiden 2026 bukan sekadar turnamen pramusim. Ajang tersebut akan dimanfaatkannya untuk mengembalikan performa terbaik sekaligus menarik kembali perhatian tim pelatih Timnas Indonesia. Ia berharap penampilan apik bersama Persebaya bisa membuka peluang kembali mengenakan seragam Merah Putih.
"Mungkin dengan adanya Piala Presiden ini bisa jadi ajang pembuktian kalau masih ada kesempatan buat saya, juga mau menunjukkan kalau saya itu masih layak dan ingin diberi kesempatan," tutur Ernando.
Kiper berusia 24 tahun itu juga mengungkapkan belum sempat berbicara langsung dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Namun, ia sudah menyampaikan kondisi cederanya kepada pelatih kiper tim nasional.
"Saya belum pernah (bicara dengan John Herdman), cuma sama pelatih kipernya karena saya kan kiper juga. Saya bilang apa adanya, sedang cedera, belum fit. Maret atau Februari kemarin mereka (tim pelatih) bertanya soal persiapan FIFA Matchday, jadi belum fit akhirnya enggak dipanggil sampai


