Tatap 3 Ajang Besar, PB Padel Rancang Skuad dengan Gandeng Pelatih Anyar
Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) terus menggenjot kesiapan tim menuju tiga event besar, mulai dari Asian Games, hingga FIP Junior Asia Cup. Mereka juga menunjuk pelatih anyar untuk memperkuat tim.
Dijelaskan Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, PBPI saat ini tengah mempersiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia untuk berpartisipasi dalam tiga ajang internasional besar, yaitu Asian Games di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober, World Cup Qualifier, serta FIP Junior Asia Cup Padel yang akan diselenggarakan di Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan, PBPI secara resmi memperkenalkan Ari Moya sebagai Head Coach Tim Nasional dan Denise Hoefer sebagai Technical Advisor.
Penunjukan ini merupakan langkah strategis mengingat pengalaman keduanya yang telah puluhan tahun berkecimpung di industri dan pembinaan padel internasional.
PBPI menyadari bahwa olahraga padel di Indonesia masih tergolong baru, berkembang sejak tahun 2021. Oleh karena itu, kolaborasi dengan tenaga ahli internasional menjadi langkah penting untuk mempercepat proses pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah global.
Dalam paparannya, Galih juga menyampaikan bahwa Seleksi Nasional (Seleknas) akan dimulai pada 25-26 Mei 2026 di Yogyakarta, dan berlanjut di Jakarta hingga 30 Juni 2026. Daftar atlet terpilih (shortlist) direncanakan akan diumumkan pada awal Juli, dengan seluruh program pelatihan dirancang langsung oleh Ari Moya dan Denise Hoefer.
Selain itu, PBPI juga berencana untuk membuka program pelatihan nasional bagi pelatih dan wasit guna memastikan standarisasi yang lebih baik di seluruh Indonesia. Ke depan, PBPI akan menerapkan regulasi yang mewajibkan pelatih, wasit, dan klub untuk memiliki


