KONI Klungkung Berharap Lahir Atlet dari Ajang Porjar
Ada 653 kontingen dari KONI Klungkung tampil di Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026. Ajang ini diharapkan melahirkan atlet-atlet masa depan.
Porja Bali 2026 berlangsung pada 5-10 Juni. Ketua Umum KONI Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menegaskan Porjar bukan sekadar ajang kompetisi antarpelajar.
"Porjar adalah pintu awal lahirnya atlet-atlet masa depan Klungkung. Dari ajang inilah kita bisa melihat potensi, mental bertanding, kedisiplinan, dan semangat juang anak-anak kita. KONI Klungkung memberikan dukungan penuh agar para atlet pelajar mampu tampil maksimal, sportif, dan membawa nama baik daerah," ujar Gung Anom dalam keterangan persnya.
Keikutsertaan 653 atlet Klungkung pada 31 cabang olahraga menjadi bukti bahwa potensi olahraga pelajar di Klungkung terus tumbuh. Gung Anom mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, pembina, official, Disdikpora, sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen Klungkung untuk tampil pada ajang Porjar Bali 2026.
KONI Klungkung akan terus memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, pelatih, sekolah, dan pemerintah daerah dalam memetakan atlet-atlet potensial hasil Porjar. Atlet yang menunjukkan prestasi dan konsistensi akan didorong masuk dalam pola pembinaan berkelanjutan, sehingga tidak berhenti hanya pada kompetisi pelajar, tetapi dapat berkembang menuju kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga event olahraga prestasi lainnya.
KONI Klungkung berkomitmen memperkuat ekosistem pembinaan olahraga daerah melalui pendataan atlet, peningkatan kualitas latihan, penguatan peran pelatih, serta evaluasi capaian masing-masing cabang olahraga. Dengan kerja sama semua pihak, ia optimistis prestasi olahraga Klungkung dapat terus


