Tantangan Terberat Soft Tenis RI di Asian Games: Tuan Rumah dan Angin
Soft tenis Asian Games 2026 akan digelar di Nagoya City Higashiyama Park Tennis Center pada September mendatang. Jepang sebagai tuan rumah menjadi salah satu kekuatan utama yang harus dihadapi Indonesia.
Dua atlet Indonesia, Tio Juliandi Hutauruk dan Allif Nafiiah, menjadi bagian dari skuad yang dipersiapkan tampil di Nagoya. Keduanya menyadari persaingan di level Asia tidak mudah.
Allif yang akan menjalani Asian Games keduanya mendapat gambaran mengenai kekuatan lawan setelah mengikuti try out di Korea Selatan pada Juni lalu. Indonesia membawa pulang tiga medali perunggu dari ajang tersebut, masing-masing melalui tunggal putri, ganda campuran, dan ganda putri.
Pengalaman itu sekaligus membuat Allif semakin memahami level persaingan yang akan dihadapi di Asian Games.
"Memang saat try out di Korea dengan melihat persaingan di internasional kayak Taiwan, Jepang, Korea, (bisa dibilang) kami masih jauh ya untuk persaingan melawan mereka," kata Allif usai latihan di Lapangan Soft Tenis di kawasan Kebayoran Lama, Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, Allif tidak ingin menjadikan hasil uji coba tersebut sebagai alasan untuk pesimistis. Ia percaya persiapan yang dilakukan bersama tim bisa menjadi modal untuk tampil maksimal di Jepang.
"Tapi kami tetap optimistis dengan kemampuan yang ada, dengan fasilitas yang diberikan oleh negara, sama dukungan pelatih, manajer, dan ketua. Kamu optimistis buat memberikan yang terbaik untuk Indonesia di Nagoya, Jepang," tegas Allif.
Selain kekuatan lawan, kondisi lapangan dan cuaca di Jepang juga menjadi perhatian. Allif menilai tim Indonesia membutuhkan proses adaptasi sebelum bertanding.
Soft tenis menggunakan bola karet yang jauh lebih ringan dibandingkan bola tenis lapangan. Karakter


