Indonesia Kebut Persiapan Non Teknis Sebulan Jelang Asian Games
Kontingen Indonesia terus mematangkan kesiapan menuju Asian Games 2026. Aspek non-teknis menjadi fokus utama satu bulan menjelang dimulainya pertandingan multievent empat tahunan tersebut.
Demikian disampaikan Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, yang menyebut bakal meminimalkan sekecil mungkin kendala yang bisa mengganggu fokus atlet saat bertanding.
"Tugas kami adalah memaksimalkan seluruh persiapan non-teknis dan meminimalisir sekecil mungkin segala kendala yang bisa mengganggu fokus atlet saat bertanding," ujar Todotua dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/8/2026).
Saat ini, CdM bersama deputi, dan perwakilan cabang olahraga sedang merampungkan detail keberangkatan. Mulai dari akomodasi, transportasi, sampai kesiapan selama tim Indonesia berada di Aichi-Nagoya.
"Hari ini kami matangkan koordinasi sebelum keberangkatan bersama para perwakilan cabor dan tiap-tiap deputi. Kami terus pastikan kesiapan akomodasi hingga transportasi di Aichi-Nagoya berada dalam kondisi siap 100 persen," kata Todotua.
Selain urusan logistik, Tim CdM juga membangun komunikasi dengan komunitas Warga Negara Indonesia di Jepang. Dukungan langsung dari WNI diharapkan bisa menambah semangat atlet di arena.
"Selain itu, kita juga membangun kerja sama erat dengan rekan-rekan WNI yang ada di Jepang agar dukungan untuk kontingen Indonesia semakin maksimal," ujar Todotua.
Asian Games 2026 akan diselenggarakan mulai 19 September hingga 4 Oktober. Indonesia menurunkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga, serta didukung 148 ofisial.
Tim Indonesia ditargetkan merebut empat medali emas di multiajang olahraga tertinggi di Asia tersebut. Adapun cabang olahraga yang menjadi tumpuan di antaranya bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing.


