Tanpa Aklimatisasi, Adnan/Indah Pede Tatap Swiss dan Orleans Masters
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menatap turnamen Swiss Open dan Orleans Masters. Mereka percaya diri walau tanpa ada aklimatisasi.
Dibandingkan dengan dua rekannya, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang mendapatkan kesempatan penyesuaian cuaca dan waktu saat menjalani turnamen di Eropa.
Adnan/Indah memang tak mendapat kesempatan tersebut. Sebab, selain tak tampil di All England, mereka juga punya jadwal keberangkatan yang berbeda dengan dua rekannya tersebut. Adnan/Indah akan berangkat Sabtu (7/3).
"Butuh (aklimatisasi) ya karena memang kami berasa banget jetlagnya kayak faktor waktu mempengaruhi juga, dan segi istirahatnya itu sih," kata Adnan saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (4/3/2026).
"Tapi seharusnya sudah beradaptasi kan berangkat Sabtu, jadi masih ada waktu dua hari untuk penyesuaian. Mungkin mainnya juga Rabu, jadi harusnya sudah enggak jetlag," Indah menambahkan.
Tak hanya itu, dari segi persiapan juga sudah berjalan dengan baik. Mereka percaya diri bisa tampil oke di kedua turnamen tersebut dan berharap bisa lebih konsisten.
Adnan/Indah membawa bekal positif mereka setelah menjuarai Super 300 Thailand l Masters dan menembus perempatfinal di Super 500 Indonesia Masters 2026.
"Alhamdullilah persiapan berjalan dengan baik ya tinggal konsistennya," ujar Indah.
"Paling ditingkatkan lagi fokus dan konsistennya. Kan dari dulu PR (Pekerjaan Rumahnya) itu saja di setiaplatihan itu yang difokuskan," Adnan menambahkan.


