Super League: PSIM Berburu Kemenangan Pertama di Putaran 2
PSIM Yogyakarta start putaran kedua Super League 2025/2026 dengan lambat. Laskar Mataram kini tengah memburu kemenangan pertama mereka.
Sebanyak lima pertandingan sudah dijalani PSIM pada putaran kedua Super League. Hasilnya, tim asuhan Jean-Paul van Gastel tersebut belum bisa memetik kemenangan. PSIM dua kali tumbang; Persebaya Surabaya dan Borneo FC adalah tim yang mempermalukan mereka. Sementara dalam tiga pertandingan lainnya, tim asal Kota Gudeg itu mencatatkan hasil imbang.
Pada pertandingan terakhir, PSIM menuai hasil imbang 3-3 melawan Bali United. Dalam laga di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 23 Februari 2026, PSIM sempat tertinggal tiga gol lebih dulu. Gawang PSIM dibobol bergantian oleh Thijmen Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya.
PSIM menolak menyerah. Savio Sheva memperkecil defisit gol menjadi 1-3 pada menit ke-65. PSIM kemudian diuntungkan dengan kartu merah untuk Joao Ferrari pada menit ke-72. Di sisa pertandingan, PSIM berhasil menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Ricky Fajrin dan gol dari Franco Mingo Ramos.
Di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2/2026) dini hari WIB, PSIM akan dijamu oleh PSBS Biak. PSIM jelas ingin memburu kemenangan pertama di putaran kedua.
"Kami tidak punya banyak waktu untuk melakukan persiapan pertandingan nanti. Namun, kami telah mengadakan pertemuan dan kami tahu apa yang harus kami lakukan. Jadi, kami siap untuk memenangkan pertandingan," kata Yusaku Yamadera, bek PSIM asal Jepang, sebagaimana dikutip dari situs ILeague.
Dalam pertandingan terakhir, PSIM gagal memetik kemenangan atas PSBS. Di laga kandang, PSIM ditahan PSBS dengan skor akhir 2-2.


