Sudah Selesai Kejutan Sunderland?
Sunderland sempat kejutkan Liga Inggris, jadi kuda hitam dan dekati papan atas klasemen. Namun kini, The Black Cats malah kedodoran dari papan tengah.
Sampai pekan 20-an, Sunderland dekat dari peringkat lima besar, duduk di peringkat keenam atau ketujuh. Namun jelang akhir musim, Granit Xhaka dkk pelan-pelan terus melorot.
Teranyar, Sunderland dihantam tim papan bawah Nottingham Forest di kandang sendiri, 0-5 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (25/4) dini hari WIB.
Sunderland sedianya mencatatkan 61% penguasaan bola dibandingkan Forest yang hanya memegang 39%. Namun, bencana bermula di menit ke-17 ketika bek mereka, Trai Hume, menceploskan bola ke gawang sendiri (own goal).
Gol bunuh diri ini seolah meruntuhkan mental barisan pertahanan Sunderland. Dalam kurun waktu kurang dari 20 menit setelahnya, lini belakang The Black Cats babak belur.
Nottingham Forest menghukum tuan rumah dengan tiga gol beruntun yang dicetak oleh Chris Wood pada menit ke-31, Morgan Gibbs-White di menit ke-34, dan Igor Jesus pada menit ke-37. Babak pertama pun ditutup dengan defisit empat gol tanpa balas.
Elliot Anderson tambah pesta gol tim tamu. kualitas peluang Sunderland atau Expected Goals (xG) sangat rendah, yakni hanya 0.70 sepanjang laga.
"Menyakitkan. Sangat menyakitkan untuk kebobolan kekalahan besar di kandang seperti ini begitu cepat di babak pertama, karena pertandingan sudah berakhir setelah 45 menit. Tertinggal 4-0 di babak pertama sulit dijelaskan," jelas manajer Sunderland, Regis Le Bris kepada BBC.
"Kami memiliki berbagai penjelasan. Apakah itu secara individu? Apakah itu secara kolektif? Apakah itu secara taktik? Pada akhirnya, ini tentang standar kami. Ketika Anda tidak berada di level yang seharusnya, liga ini sangat menuntut


