Sindir VAR Untungkan Inggris, Queiroz: Wasit Video Lagi Ngopi?
Pelatih Ghana Carlos Queiroz melontarkan kritik pedas kepada VAR setelah timnya ditahan Inggris 0-0 pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Queiroz merasa Ghana dirugikan karena tidak mendapat penalti dalam pertandingan tersebut.
Ghana tampil disiplin saat menghadapi Inggris di Foxborough, Massachusetts, Selasa (23/6/2026). Black Stars mampu meredam dominasi The Three Lions dan bahkan beberapa kali mengancam lewat serangan balik.
Namun, Queiroz menilai ada satu momen krusial yang luput dari perhatian wasit dan VAR. Insiden itu terjadi saat Prince Adu dijatuhkan bek Inggris Ezri Konsa di kotak penalti pada fase akhir pertandingan. Ghana sempat mengajukan protes, tetapi wasit tidak menunjuk titik putih.
Sebelumnya, Adu juga terlibat benturan dengan kiper Inggris Jordan Pickford. Alih-alih memberi hukuman kepada Pickford, wasit justru menghadiahi Inggris tendangan bebas. Usai pertandingan, Queiroz mempertanyakan kinerja VAR dengan nada sarkastis.
"Saya tidak yakin VAR masih berfungsi di Piala Dunia. Kita masih punya VAR, kan? Masih bekerja?" kata Queiroz dalam konferensi pers, seperti dilansir ESPN.
"Saya ragu dengan itu karena ada satu penalti yang seharusnya diberikan kepada Ghana. Itu penalti yang sangat jelas untuk kami."
Menurut Queiroz, Inggris beruntung bisa lolos dari hukuman penalti yang menurutnya sangat layak diberikan. "Kami punya peluang. Sampai pada titik saya merasa mereka beruntung. Sangat beruntung."
Pelatih asal Portugal itu kemudian melontarkan sindiran yang langsung menjadi sorotan. Queiroz bahkan "menantang" para jurnalis yang hadir untuk menilai sendiri insiden tersebut.
"Sekali lagi, VAR mungkin sedang pergi ngopi. Wajar sih, saya juga kadang ingin ngopi. Tapi itu penalti yang jelas, bahkan seharusnya


