Senjata Baru Timnas Indonesia: Direct Ball
Timnas Indonesia di bawah pelatih baru John Herdman sajikan gaya main baru. Itu adalah direct ball yang cukup berbahaya.
John Herdman mengawali debutnya bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 pada jeda internasional di akhir Maret ini. Hasilnya, Garuda menang 4-0 atas Saint Kitts & Nevis dan kalah 0-1 dari Bulgaria.
Ada satu hal yang langsung mencolok dari strategi John Herdman. Itu adalah direct ball!
Direct ball merupakan taktik permainan di mana pemain mengirim bola langsung ke depan menembus sepertiga akhir lapangan. Tak perlu banyak habiskan waktu build up.
Hasilnya terbukti. Timnas Indonesia bisa cetak tiga gol menjebol gawang Saint Kitts & Nevis dengan strategi tersebut.
Di laga kontra Bulgaria, strategi direct ball masih dilakukan. Sayangnya Bulgaria memang bertahan cukup rapat dan dalam, sehingga Garuda cukup kesulitan.
Tapi, ada peluang yang nyaris bikin gol dengan strategi itu. Itu adalah sepakan lambung Ole Romeny yang masih kena mistar gawang!
Sebelumnya di era Patrick Kluivert, Timnas Indonesia terlihat lebih fokus pada penguasaan bola. Sebelumnya di era Shin Tae-yong, serangan balik jadi senjatanya.
John Herdman masih punya banyak waktu untuk utak-atik strategi Timnas Indonesia. Khusus direct ball, setidaknya ini jadi tontonan dan senjata baru.
Apa ada senjata-senjata lainnya yang sudah disiapkan untuk laga-laga selanjutnya nanti?


