Seburuk-buruknya Penalti Vinicius
Keputusan Vinicius Junior mengambil penalti saat Real Madrid mengalahkan Manchester City patut dipertanyakan. Sebab, rekor penalti Vinicius jelek.
Madrid menghabisi City di Santiago Bernabeu, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, dengan skor 3-0 lewat hat-trick Federico Valverde. Tuan rumah sejatinya bisa menambah satu gol di babak kedua andaikan penalti Vinicius masuk.
Sayangnya, penalti Vinicius yang mengarah ke pojok kanan gawang terlalu lemah sehingga mudah ditepis Gianluigi Donnarumma. Jika saja Madrid unggul 4-0, maka mereka bisa lebih ringan langkahnya ke Etihad Stadium pekan depan.
Maka wajar keputusan Vinicius mengambil penalti dipertanyakan mengingat si pemain tidak punya rekor sepakan 12 pas yang bagus. Ini jadi kali keempat Vinicius gagal dari 14 kesempatan penalti yang didapat di Madrid.
Rasio suksesnya cuma 71,43 persen, paling rendah di antara penendang penalti reguler Madrid sepanjang Abad 21, dengan jumlah minimal 10 penalti.
Dalam 26 tahun terakhir, ada tujuh penendang penalti untuk Madrid dengan Sergio Ramos punya rasio tertinggai, yakni 95,65 persen alias cuma sekali gagal dari 23 percobaan. Di belakangnya ada Karim Benzema dengam 86,49 persen, 27 sukses dari 32 kesempatan.
Cristiano Ronaldo cuma ada di posisi ketiga dengan rasio 87,78 persen, 79 sukses dari 90 kesempatan. Kylian Mbappe di posisi keempat meski empat penaltinya gagal dari 23 percobaan atau rasio 82,61 persen. Luis Figo di posisi kelima dengan 31 gol dari 37 kesempatan (83,78 persen).
Ruud van Nistelrooy jadi yang terburuk keenam dengan empat penalti sukses dari 15 percobaan alias 73,3 persen. Madrid tentu berharap Mbappe bisa lekas pulih karena dia adalah eksekutor utama Madrid musim ini.
Vini oh Vini.


