SEA Plus Youth Games, Multievent untuk Atlet Muda Level Asia Tenggara
Mulai 2028, multiajang olahraga akan bertambah, khususnya di level usia muda. Multievent ini sekaligus sebagai persiapan awal para atlet sebelum turun Asian Youth Games (AYG) dan Youth Olympic Games (YOG).
Ialah Southeast Asian Plus Youth Games (SEA Plus YG) yang dirancang dan diadakan setidaknya satu tahun sebelum AYG bagi atlet berusia 17 tahun ke bawah.
Presiden Komite Olimpiade Filipina, Abraham 'Bambol' Tolentino, sebagai memimpin pembentukan kompetisi multi-olahraga berbasis pemuda di Asia Tenggara ini mengatakan tujuan digelar multiajang ini untuk memastikan kesiapan atlet-atlet regional menuju AYG dan YOG.
Istilah Plus, menurut Tolentino, merujuk pada ada satu Komite Olimpiade Nasional (NOC) Asia dari zona lain untuk mengikuti setiap edisi pertandingan guna memberikan kompetisi tambahan bagi atlet-atlet pemula di kawasan ini.
"SEA Plus YG adalah jawaban Asia Tenggara dalam membentuk atlet di tingkat akar rumput, membuat mereka kompetitif di level AYG, dan mampu meraih medali di YOG," kata Tolentino seperti dikutip detikSport dari laman OCA.Asia, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Tolentino, SEA Plus Youth Games telah mendapatkan restu dari sembilan dari 11 presiden Komite Olimpiade Nasional SEA Games seperti Thailand, Malaysia, Laos, Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Timor Leste, termasuk Indonesia.
Bahkan Dewan Olimpiade Asia dan Direktur Jenderalnya, Husain Al Musallam, juga telah memberikan dukungan dan bantuan penuh kepada SEA Plus YG dalam pertemuan antara anggota pendiri.
"Tujuan akhirnya adalah agar para atlet muda ini memiliki dasar yang kuat untuk bersaing di Olimpiade Musim Panas dan Musim Dingin," tambah Tolentino.
Program SEA Plus YG rencananya akan mempertandingkan dua cabang olahraga wajib, maksimal 12 cabang


