Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Saat Tendangan Kungfu Bikin Geger Ajang EPA U-20

Ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 digegerkan dengan aksi tendangan kungfu. Momennya terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Dewa United.

Di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4), keributan terjadi dalam pertandingan sepakbola kelompok usia di bawah 20 tahun tersebut. Keributan bermula dari gol yang awalnya berbau kontroversi.

Dewa United sempat bikin gol, yang diprotes pemain Bhayangkara karena dianggap offside. Dalam prosesnya, tensi panas terus meningkat sampai akhirnya keributan pecah.

Pemain Dewa United dan Bhyangkara terlihat saling kejar, sementara di tepi lapangan juga makin chaos. Dalam momen itu, terlihat tendangan kungfu terlihat dari kedua tim.

Baik pemain Dewa United dan Bhayangkara sama-sama terekam melakukan tendangan kungfu ke lawannya. Keributan itu viral, lalu bikin geger pecinta sepakbola Tanah Air.

Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara, kemudian disorot karena terekam jelas menendang lawan dari belakang. Pemain Timnas Indonesia U-20 itu langsung dirujak netizen karena diduga menjadi pelaku awal.

Dalam video lain yang beredar, terlihat ada pemain Dewa United yang juga bikin tendangan kungfu. Kontroversi siapa pemicu keributan kini jadi misteri.

Dewa United langsung bikin pernyataan soal insiden tersebut. Mereka mengecamnya, seraya mengancam akan menempuh langkah hukum.

"Kami mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Semarang. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi dalam kompetisi usia muda yang seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pembinaan," kata Presiden Dewa United, Ardian Satya, dalam keterangannya.

"Kami sangat menyayangkan adanya tindakan kekerasan. Apalagi itu dilakukan oleh pemain maupun pihak pelatih yang seharusnya menjadi panutan

Read more on sport.detik.com
DMCA