Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Ribut dengan Real Madrid, Bos LaLiga Terancam Sanksi

Bos LaLiga Javier Tebas terancam sanksi dari Dewan Olahraga Nasional Spanyol (CSD). Hal ini buntut pernyataan kerasnya terhadap Real Madrid.

Tebas memantik kontroversi pada Jumat (16/10/2026). Pria berusia 64 tahun ini menyamakan kanal Real Madrid TV dengan propaganda Nazi Jerman.

"Manajemen Real Madrid memimpin orkestra juru bicara, dan Real Madrid TV adalah ujung tombaknya. Komposisi mereka selalu sama: memilih permainan yang sesuai dengan agenda mereka, mengulang-ulang keluhan, memicu kecurigaan, dan menunjuk jari pada musuh," Javier Tebas menuliskan di X.

"Metode ini mengingatkan pada mekanisme propaganda yang dieksploitasi oleh [Joseph] Goebbels, Menteri Propaganda Nazi Jerman: Pengulangan sistematis, pembentukan musuh, dan memanipulasi fakta guna membangun narasi," ujarnya.

Pernyataan Tebas dikecam keras Real Madrid. Los Merengues bahkan menuntut pengunduran diri Tebas dari kursi presiden LaLiga.

Marca melaporkan, CSD sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan atas perseteruan Tebas dan Real Madrid. Sanksi bisa diberikan kepada Tebas apabila dinyatakan bersalah karena komentar pedasnya itu.

Tebas memberi respons atas ancaman sanksi dari CSD. Pengusaha Spanyol ini berharap CSD membaca baik-baik apa yang dia tulis, serta mencari tahu latar belakang masalahnya.

Javier Tebas mengingatkan kembali pernyataan bos Real Madrid, Florentino Perez, yang menyebut gelar klubnya dirampok dan mendiskreditkan wasit Liga Spanyol pada pemilu Real Madrid 2026. Menurutnya tuduhan itu tak berdasar dan justru menjatuhkan integritas LaLiga.

"Para wasit melaporkannya dan pada tanggal 21 September, AS [media Spanyol] menerbitkan bahwa penyidik mengusulkan untuk menutup kasus tersebut, dengan alasan kebebasan berekspresi," Tebas

Read more on sport.detik.com
DMCA