Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Resah Gareth Bale Lihat Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur jadi bulan-bulanan di Liga Inggris sepanjang musim ini, terancam pula degradasi. Eks pemainnya, Gareth Bale resah melihatnya!

Tottenham Hotspur memang masih bisa melaju di Liga Champions, sampai babak 16 besar dan akan ketemu Atletico Madrid. Namun di Liga Inggris, Spurs babak belur.

Spurs terjerembab di peringkat ke-16 dengan 29 poin dari 29 laga. Mereka hanya berjarak unggul satu poin dari Nottingham Forest di bawahnya, batas aman terakhir dari zona degradasi dan dari West Ham United di peringkat ke-18 pada zona dergadasi.

Tottenha Hotspur sedianya jadi kampiun Liga Europa musim lalu. Dalam satu dekade terakhir pun, Tottenham beberapa kali bisa finis di enam besar.

Gareth Bale, eks pemain Tottenham Hotspur di era 2007-2013 dan 2021-2022( masa peminjaman), resah melihat mantan klubnya. Dilansir dari podcast The Overlap, Bale ditanya apa masalah Tottenham musim ini?

"Saya akan bilang, uang," tegasnya.

"Lihatlah tagihan gaji mereka, itu sangat rendang dibanding klub-klub lain dengan ambisi lebih besar," sambungnya.

Gareth Bale menilai, Tottenham Hotspur sebenarnya bisa beli banyak pemain top untuk mendongkrak performa klub. Para rival mampu belanja ratusan juta Pounds demi bisa bersaing jadi kampiun, tapi Spurs tidak terlihat melakuannya!

"Mereka hobi membeli pemain muda dan berharap mereka akan tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar. Dulu mereka berhasil melakukannya tapi sekarang mereka adalah klub yang mapan," ungkap Bale.

"Mereka punya stadion megah, mereka punya lapangan latihan, mereka punya basis penggemar. Mereka perlu membeli pemain yang lebih besar, mungkin dengan membayar sedikit lebih mahal. Itu adalah sedikit perjudian yang harus mereka ambil, tapi mereka tidak mau melakukannya," paparnya.

Read more on sport.detik.com
DMCA