PSG Vs Chelsea: Pedro Neto Terancam Sanksi usai Dorong Ball Boy
Winger Chelsea Pedro Neto terancam hukuman dari UEFA usai mendorong seorang ball boy dalam laga melawan Paris Saint-Germain dalam leg pertama 16 besar Liga Champions. Ia berpotensi absen pada leg kedua pekan depan.
Pada laga di Parc des Princes, Kais (12/3/2026) dini hari WIB itu, Neto mendorong seorang ball boy lalu merebut bola darinya untuk melakukan lemparan ke dalam. Saat itu laga sudah memasuki injury time dan Chelsea sedang tertinggal 2-4. Laga berakhir 2-5.
Aksi Neto itu memicu keributan di antara pemain dari dua kubu. Pemain asal Portugal itu akhirnya meminta maaf kepada ball boy tersebut dan memberikan jersey miliknya usai laga.
i know he apologized but this is DISGUISTINGpic.twitter.com/rpVxDDGU4I
Meski tak dihukum oleh wasit, kasus Neto tetap diselidiki UEFA karena ia dinilai telah berperilaku tidak sportif. "Komite disiplin UEFA akan mengambil keputusan atas kasus ini pada waktunya," jelas pernyataan induk sepakbola Eropa itu, dikutip BBC.
Menurut ESPN, Neto terancam larangan main satu laga jika dinyatakan bersalah. Itu berarti bisa saja ia absen saat Chelsea gantian menjamu PSG pada leg kedua pekan depan.
Neto sendiri menjelaskan bahwa ia terbawa suasana saat itu. "Saya bukan orang seperti itu. Itu terjadi karena emosi sesaat dan saya ingin meminta maaf," ujarnya kepada TNT Sports usai laga.
"Saya memberikan jersey saya kepadanya. Saya sungguh menyesalinya, saya merasa harus meminta maaf kepadanya. Bahasa Prancis saya tidak begitu bagus, dan Vitinha (pemain PSG yang juga asal Portugal) datang dan mengatakan kepadanya bahwa saya bukan orang seperti itu."
"Pada akhirnya dia (anak gawang) tertawa dan saya memberikan baju saya kepadanya dan meminta maaf sekitar 35 kali. Dia bisa melihat apa yang terjadi dan


