Presiden Real Madrid Ngamuk, Ungkit Masalah Barcelona Suap Wasit
Florentino Perez menggelar konferensi pers dadakan. Presiden Real Madrid itu kemudian mengungkit kasus dugaan Barcelona menyuap wasit.
Perez menggelar konferensi pers di Valdebebas, Selasa (12/5) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, ia menyinggung kasus Negreira.
Kasus Negreira adalah dugaan suap Barcelona ke Jose Maria Enriquez Negreira. Mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol itu dituduh dibayar Barcelona senilai jutaan Euro sejak 2001 hingga 2018.
Perez mengungkit itu, usai Real Madrid baru saja kalah dalam persaingan juara di LaLiga. Pada Senin (11/5) dini hari kemarin, kekalahan 0-2 membuat Los Blancos dipastikan gagal menjadi juara Liga Spanyol karena tak bisa mengejar poin Barcelona.
"Mereka (Barcelona) telah melakukan pembayaran selama dua dekade, dan kini di dekade ketiga ini wasitnya masih sama," kata Florentino Perez, melansir AS.
"Kami akan menyerahkan berkas lengkap kepada UEFA agar mereka dapat menangani masalah ini dari akarnya dan menyelesaikannya demi kebaikan sepakbola dunia. Korupsi dalam kasus Negreira telah berlangsung secara sistemik selama dua dekade," katanya.
Perez juga mengaku Real Madrid dirugikan sebanyak 18 poin musim ini. Ia berjanji akan membuktikannya dalam bentuk tayangan yang disiarkan di Real Madrid TV.
"Saya 'hanya' memenangkan tujuh Liga Champions dan tujuh gelar liga, yang seharusnya 14 karena yang lain mencuri sisanya dari saya. Siapa yang tidak kesal dengan itu?" katanya berapi-api.
"Kami telah menyiapkan video yang akan kami tayangkan, mengenai 18 poin yang mereka curi dari kami sepanjang musim. 18 poin! Anda bisa menontonnya di Real Madrid TV. Bagaimana saya bisa diam saja tentang hal seperti itu?"
"Tidak ada preseden untuk hal ini dalam sejarah sepakbola dunia.


