Pesan Paus Leo XIV untuk Piala Dunia 2026: Sepakbola Sarana Persaudaraan
Piala Dunia 2026 mulai digelar pada Sabtu (12/6) dini hari WIB. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko jadi tuan rumah bagi 48 tim yang akan memperebutkan supremasi tertinggi sepakbola internasional.
Berbagai kontroversi terjadi jelang dimulainya Piala Dunia 2026. Mulai dari masalah visa yang dialami beberapa staf Timnas Iran, pemeriksaan pemain dan staf tim asal Asia dan Afrika yang dianggap berlebihan di Amerika Serikat, hingga diusirnya wasit asal Somalia Omar Artan dari AS karena dugaan terorisme.
Gelaran Piala Dunia 2026 dengan segala kontroversinya tak luput dari sorotan Paus Leo XIV. Pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia ini menuliskan pesan di media sosial, berharap ajang tersebut jadi pembelajaran semua pihak untuk saling mengenal dan bersaudara satu sama lain.
"Piala Dunia dimulai besok dan banyak orang akan menonton pertandingannya. Sepakbola mengingatkan kita pada sesuatu yang tidak boleh kita lupakan: hidup bukanlah perlombaan buat pamer diri sendiri, tetapi jalan yang kita pelajari untuk dilalui bersama," Paus Leo XIV menuliskan di X.
"Siapa pun yang tak mengerti cara mengoper bola, meskipun mereka berbakat, belum memahami permainan ini. Siapa pun yang tidak tahu caranya hidup bersama dan membantu orang lain belum memahami hidup," ujarnya.
The World Cup begins tomorrow, and many will watch the matches. Soccer reminds us of something we must not forget: life is not a race to show off on our own, but a path we learn to walk together. Anyone who does not know how to pass the ball, even if they have talent, has not yet…
Paus Leo XIV merupakan penggemar olahraga dan secara pribadi menyatakan diri sebagai fans Real Madrid. Pria bernama asli Robert Prevost itu belum lama ini diundang ke Santiago Bernabeu dan


