Persiapan PON 2028, KONI DKI Jakarta Geber Calon Tim Pelatda
KONI DKI Jakarta tidak mau main-main mempersiapkan diri untuk PON 2028. Mereka mulai mendata para atlet dan pelatih terbaik untuk masuk Pelatihan Daerah (Pelatda).
Pendataan itu dilakukan di Lantai 4 Gedung KONI DKI, Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Ada 700 orang yang didata, terdiri dari pelatih, asisten pelatih (aspel) dan atlet tersebut untuk melihat jejak rekam prestasi dan kondisi kesehatan.
Data tersebut nantinya dianalisa oleh KONI DKI Jakarta dan menjadi rujukan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) serta Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK) untuk dijadikan pembinaan atlet berprestasi.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid mengatakan pendataan calon Pelatda PON 2028 di NTT dan NTB ini untuk melihat jejak rekam seluruh atlet.
Hidayat meminta kepada seluruh pelatih, aspel dan atlet untuk tetap berkomitmen dalam mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional maupun internasional. Sebab KONI DKI mendapatkan tugas berat dari Gubernur Pramono Anung dan DPRD untuk jadi juara umum POIN 2028.
"Target kita juara umum. Insya Allah dengan kekompakan tim cita-cita menjadi juara umum bisa terwujud," ujar profesor bidang olahraga dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.
"Karena untuk mewujudkan prestasi itu harus didukung semua pihak dan bukan hanya KONI," tambahnya.
Verifikasi Pelatda
Sementara Waketum I KONI DKI Jakarta Fatchul Anas melanjutkan pendataan ini berlangsung dari Selasa hingga Jumat (7-10 April 2026), per hari dibagi menjadi dua sesi.
"Untuk sesi pertama pukul 10:00 WIB dan sesi kedua pukul 13:00 WIB. Setelah pendataan maka dilakukan verifikasi selanjutnya dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS)," kata Anas.
Anas melanjutkan kegiatan pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda) adalah awal untuk


