Persaingan Liga Inggris: Maaf City, Sejarah Memihak Arsenal
Manchester City terus memburu Arsenal dalam upaya menjadi juara Liga Inggris musim ini. Namun sejarah kurang berpihak kepada The Citizens.
Kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada Kamis (14/5) dini hari WIB membuat jarak City (77 poin) dengan Arsenal (79 poin) yang ada di puncak klasemen kian mendekat dari lima kini tinggal dua poin saja. Kedua tim masih menyisakan dua laga.
City bisa menjadi juara asalkan memenangkan dua laga terakhir melawan Bournemouth dan Aston Villa lalu di periode yang sama Arsenal gagal meraih kemenangan, minimal di salah satu laga melawan Burnley dan Crystal Palace. Harapan itu masih ada.
Hanya saja, Sky Sports mencatat bahwa sepanjang sejarah kasta tertinggi sepak bola Inggris, belum pernah ada tim yang masih tertinggal lima poin di bulan Mei lalu menjadi juara di akhir musim. Jika itu terjadi, maka City akan menjadi yang pertama.
Selain tak didukung sejarah, di atas kertas kualitas lawan City di dua laga sisa juga lebih berat dari dua lawan Arsenal. Bournemouth dan Aston Villa masih mengejar tiket ke Liga Champions musim depan, sedangkan Burnley dan Palace ada di papan bawah dan tak lagi memiliki kepentingan.
Manajer City Pep Guardiola menyadari itu. Timnya hanya bisa mengupayakan dua kemenangan sembari mengharap Arsenal terpeleset.
"Itu tergantung mereka (Arsenal). Jika mereka memenangkan dua laga (sisa), tak ada yang perlu dilakukan, tak ada yang perlu dibicarakan," ujar Guaradiola, dikutip ESPN.
"Apa yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga. Dua pertandingan terakhir sangat sulit," tegasnya.


