PBSI Putuskan Tak Kirim Atletnya ke Kuba dan Brasil
PP PBSI memutuskan untuk tak mengirim atletnya untuk mengikuti dua turnamen yang diselenggarakan di Kuba dan Brasil. Begini alasannya.
Indonesia sempat berencana akan mengirim atlet ke ajang XXIV International Giraldilla 2026 pada 10-15 Maret, dan Brazil International Challenge, 24-29 Maret. Namun akhirnya induk federasi bulutangkis nasional itu memutuskan untuk tak memberangkatkan para pemain ke ajang tersebut.
Kabid Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto mengatakan keputusan untuk tidak memberangkatkan atlet ke rangkaian turnamen di Kuba dan Brasil diambil setelah mempertimbangkan beberapa faktor.
Salah satunya adalah kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif. Diketahui hubungan Amerika Serikat dengan Kuba menegang per Maret 2026.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengambil ancang-ancang menyerang negara Kuba. Trump mengisyaratkan bahwa aksi militer AS di negara Karibia itu dapat dilakukan setelah pemerintahannya menuntaskan perang melawan Iran.
Atas dasar itu, PBSI mempertimbangkan untuk tak ambil peran dalam kejuaraan bulutangkis di Kuba dan Brasil demi melindungi atlet.
"Kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif. Selain itu hingga saat ini belum ada kepastian terkait beberapa opsi penerbangan transit melalui kawasan Timur Tengah," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).
"Karena itu, PBSI memilih memfokuskan program pertandingan atlet pada turnamen lain yang lebih efektif untuk mendukung persiapan dan performa mereka," ujarnya.


