PB PI: Menang Sirnas Belum Jaminan Masuk Timnas Padel
Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2026 dimulai. Namun bagi pemenang-pemenangnya nanti, belum ada jaminan masuk timnas padel!
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) Galih Kartasasmita. PB PI baru saja merampungkan gelaran Sirnas Padel Open seri Jakarta yang berlangsung sejak 12 Februari hingga 15 Februari di kawasan Jakarta Utara.
Total lebih dari 100 peserta yang ikut serta. Dari antara itu, selain mempertandingkan nomor open dewasa, juga nomor nasional kelompok usia 14 dan 16 tahun, dengan melibatkan pengurus provinsi di seluruh Indonesia.
"Saya bangga dan bahagia karena hasil dari U-14 dan U-16 ini bisa menjadi data base kami untuk multievent berikutnya," kata Galih seusai pemberian hadiah.
"Jangka pendeknya akan ada Junior Asia Cup dan ini akan digelar sebentar pagi. Sudah pasti ada dua sampai tiga kategori. Dan kami sudah mulai men-scouting, mendata mereka, mana yang sudah siap, mana yang belum."
"Tentunya kalau long term goal-nya adalah Olympic 2032, short term-nya adalah Junior Asia Cup, di tengah-tengahnya kan ada banyak ya, ada SEA Games, dan yang lainnya. Jadi insya Allah timnas dari segala level umur, sudah punya data lah," lanjutnya.
Hal ini memang penting bagi PB PI karena pihaknya sudah tak lagi menggelar event padel level bronze, silver, gold.
"Kami ini sudah tingkatnya benar-benar tingkat nasional, tingkat open, yang tertinggi. turnamen-turnamen kita ke depannya di Sirnas itu hanya ada open buat senior kategori laki-laki dan perempuan, serta KU open buat saya, laki dan perempuan. Dan menurut saya feedback dari orang tua murid juga bagus," ujarnya.
Galih juga menegaskan bahwa juara Sirnas tidak otomatis masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Padel Indonesia tengah


