Passportgate: Pengadilan Belanda Tolak Banding NAC soal Dean James
Pengadilan Belanda menolak banding NAC Breda yang mempertanyakan izin bermain bek Go Ahead Eagles dan Timnas Indonesia, Dean James. Putusan itu melegakan Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) yang khawatir akan adanya efek domino.
NAC mengajukan protes kepada KNVB usai kalah 0-6 dari Eagles pada pertengahan Maret lalu. Mereka menilai Eagles telah menurunkan pemain ilegal karena James, yang lahir dan besar di Belanda, telah berstatus pemain non-Uni Eropa dengan membela Indonesia.
Itu berarti ia butuh izin kerja baru yang ternyata tak diurus Eagles. NAC meminta agar laga diulang, namun KNVB menolak. NAC kemudian membawa kasus ini, yang dikenal dengan sebutan passportgate, ke meja hijau. Sidang digelar di Utrecht pekan lalu.
KNVB sempat khawatir permohonan NAC akan mengacaukan Liga Belanda musim ini karena selain James, ada 10 pemain lain di Eredivisie yang memiliki isu sama, yakni lahir di Belanda namun membela negara lain. Dan mereka terlibat dalam 133 laga musim ini.
Ada ketakutan tim-tim lain akan mengajukan protes serupa jika permohonan NAC dikabulkan. Namun ESPN melaporkan akhirnya pengadilan Utrecht memutuskan pada Senin (4/5/2026) bahwa KNVB memiliki wewenang dalam menentukan laga mana yang harus diulang, sehingga keputusan awal mereka dinilai sah.
Hakim menilai keputusan KNVB "bisa dimengerti" meski tak ada kepastian seberapa banyak tim yang akan mengajukan protes serupa dan meminta laga diulang. Sikap KNVB yang lebih memikirkan efek domino kompetisi yang lebih besar dibanding satu permintaan NAC juga dinilai masuk akal.
NAC kabarnya masih pikir-pikir untuk banding lagi. Mereka menegaskan hanya memikirkan kepentingan mereka dalam kasus ini, tanpa niat 'mengacaukan' Liga Belanda. NAC sedang duduk di posisi 17 klasemen


