Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Panas! Presiden LaLiga Serang Gianni Infantino soal Tata Kelola FIFA

Gianni Infantino bikin pernyataan menohok buat para pengkritik gelaran Piala Dunia 2026. Presiden FIFA itu langsung diserang bos LaLiga, Javier Tebas.

Lewat Instagramnya, Infantino membuat unggahan panjang soal perhelatan Piala Dunia 2026. Salah satunya menyindir mereka yang mengkritik perhelatan tersebut.

"Kepada semua orang yang melewatkan pertandingan indah kami, emosi, perayaan, tawa, tangis, kekecewaan, dan kegembiraan. Kepada kalian semua yang melewatkan momen ketika anak-anak, bayi, kakek-nenek, dan orang tua berkumpul untuk menikmati pertandingan indah ini... maaf karena kalian begitu diliputi kebencian dan kritik hingga melewatkan semuanya," tulis Infantino.

"Saat mereka merayakan, kalian sibuk menabur benih kebencian. Dunia kita membutuhkan cinta, bukan kebencian; toleransi, bukan perpecahan; perayaan, bukan duka."

"Bagi mereka yang menghabiskan waktu dan energi untuk membenci kami, tolong luangkan waktu sejenak untuk merenung, bermeditasi, berdoa, atau menonton pertandingan sepak bola dan benar-benar perhatikan wajah-wajah, mata, serta emosi yang ada," tulis Gianni Infantino.

Pernyataan tu langsung dibalas Javier Tebas. Presiden LaLiga tersebut menyebut unggahan Infantino menyedihkan, seraya tetap mempertanyakan tata kelola FIFA yang dinilai punya masalah.

"Hari ini Gianni Infantino telah menulis pesan yang menyedihkan di akun Instagram-nya dan di akun-akun resmi FIFA," tulis Tebas di akun X-nya.

"Tak ada yang menyangkal sepakbola adalah tentang emosi dan persatuan. Namun, transparansi, tata kelola yang baik, dan akuntabilitas bukanlah bentuk kebencian; itu adalah kewajiban. Lembaga yang kuat tidak akan mendiskreditkan mereka yang mengajukan pertanyaan; mereka justru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut."

"

Read more on sport.detik.com
DMCA