Menpora dan Ketum KONI Hadir di Deklarasi ORADO
Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) secara resmi mendeklarasikan diri. Menpora hingga KONI turut hadir.
ORADO mendeklarasikan keberadaannya di Hotel Mulia, Rabu (7/1/2026) malam WIB. Turut hadir Menpora Erick Thohir, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, dan perwakilan KOI.
Deklarasi ini menjadi tonggak sejarah bagi ORADO dalam mentransformasi domino. Dari yang semula sekadar permainan rakyat, kini diarahkan menjadi cabang olahraga (cabor) profesional yang menjunjung tinggi sportivitas dan berorientasi pada prestasi nasional.
ORADO diproyeksikan menjadi induk organisasi resmi yang bertanggung jawab penuh atas pembinaan atlet, penegakan aturan, hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang di seluruh penjuru Tanah Air.
"Olahraga domino harus dikelola secara profesional. Kehadiran ORADO menjadi langkah awal agar domino memiliki sistem pembinaan yang jelas dan menjunjung tinggi sportivitas," kata Erick.
ORADO telah bergerak cepat dengan membentuk 38 Pengurus Provinsi (Pengprov) dan sekitar 300 Pengurus Daerah (Pengda) di tingkat kabupaten/kota. Pengurus Pengprov ditekankan untuk bisa menjaring atlet domino.
Ketua Umum ORADO, Yooky Tjahrial, menyebut gerakan ini sebagai kampanye #DominoNaikKelas. Ia menargetkan domino tidak hanya diakui di dalam negeri, tapi juga melahirkan atlet yang kompetitif di kancah internasional.
"Ini adalah titik awal untuk menata domino secara profesional. Kami ingin domino naik kelas dan mampu melahirkan atlet yang siap bersaing di level nasional hingga global," tegas Yooky.
"Kejuaraan nasional akan kami gelar tahun ini. Mekanismenya sedang dimatangkan, kemungkinan besar dimulai dari kualifikasi daerah," tambahnya.


