Medali Emas Leo/Daniel Jadi Start Bagus Menuju Olimpiade 2028
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil merebut medali emas Asian Games 2026. Ketum PBSI M Fadil Imran mengatakan, ini jadi start bagus menuju Olimpiade 2028.
Leo/Daniel jadi penguasa nomor ganda putra individual setelah mengalahkan Lang Weikeng/Wang Chang di final. Leo/Daniel comeback dari kekalahan di gim pertama, sebelum juara dengan skor akhir 19-21, 21-13, dan 21-18.
Dengan tambahan medali emas dari Leo/Daniel, maka bulutangkis Indonesia sudah menyumbang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Adapun medali emas lainnya didapat dari nomor beregu putra.
Fadil agaknya cukup puas dengan hasil bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026. Apalagi, Indonesia bertekad akan meraih sukses juga di Olimpiade 2028 di Los Angeles.
"Tentu awal yang baik ya menuju Olimpiade yang akan datang," kata Fadil dalam keterangan tertulisnya. "Regenerasi menjadi salah satu program prioritas dari kepengurusan. Ini pasti akan kita perkuat agar pemain-pemain muda berkarakter akan terus lahir."
Sementara itu, legenda bulutangkis Indonesia Taufik Hidayat merasa bangga dengan perjuangan Leo/Daniel. Taufik berharap sukses ini akan kian melecut Leo/Daniel di turnamen-turnamen penting di depan.
"Selamat dan terima kasih untuk Leo/Daniel yang sudah berjuang luar biasa dan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Bangga melihat perjuangan dan mental juara sampai akhir," kata Taufik, yang menjabat sebagai Wakil Menpora sekaligus Waketum PBSI I.
"Nikmati kemenangan ini dan semoga menjadi langkah untuk terus menorehkan prestasi berikutnya," tutur peraih tiga medali emas Asian Games ini.


