Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • Owner: SNOWLAND s.r.o.
  • Registration certificate 06691200
  • 16200, Na okraji 381/41, Veleslav√≠n, 162 00 Praha 6
  • Czech Republic

Mbappe Gabung Madrid, Bagaimana Cara Barcelona Menghentikannya?

Barcelona dihadapkan pekerjaan yang lebih berat untuk menjegal Real Madrid di musim depan. Pasalnya, Madrid akan diperkuat Kylian Mbappe.

Mbappe akhirnya mendarat di Madrid setelah menghabiskan kontraknya dengan Paris Saint-Germain. Superstar sepakbola Prancis itu telah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun, dengan gaji bersih "hanya" 15 juta euro setahun (Rp 262,8 miliar). Meski mendapatkan bonus penandatanganan sebesar 150 juta euro (Rp 2,6 triliun).

Bergabungnya Mbappe dengan Madrid pastinya menjadi kabar buruk bagi Barcelona. Tidak bisa dipungkiri Mbappe berada di jajaran penyerang terbaik di dunia saat ini.

Pemain depan berusia 25 tahun itu sukses mengemas lebih dari 250 gol selama tujuh musim dengan PSG, dan sukses mencetak paling tidak 39 gol dalam empat musim terakhir. Alhasil, Real Madrid digadang-gadang akan semakin mendominasi sepakbola Spanyol bahkan Eropa setelah diperkuat Kylian Mbappe.

Jules Kounde akan mengawal rekan senegaranya itu ketika Barcelona berjumpa Madrid. Kounde menegaskan satu-satunya cara menghentikan Mbappe adalah dengan pertahanan kolektif.

"Itulah mengapa aku bermain sepakbola, untuk berlaga di laga-laga besar, menghadapi pemain-pemain terbaik. Dan dalam kaitannya dengan hal itu, Kylian itu Creme de la Creme (terbaik dari yang terbaik). Jadi sangat memuaskan," sahut bek Barcelona itu kepada Le Parisian.

"Namun, seorang pemain seperti Mbappe tidak bisa dihentikan sendirian. Butuh sebuah usaha kolektif, meskipun dia ada di area yang kukawal, aku banyak terlibat dalam keberhasilan tim," Kounde menambahkan.

Read more on sport.detik.com