Marini Dukung Hukuman Bezzecchi: Kita Harus Lawan Kekerasan
Marco Bezzecchi dijatuhi hukuman larangan tampil di MotoGP Ceko 2026. Sahabat dekatnya, Luca Marini, mengaku setuju dengan keputusan steward yang menghukum rider Aprilia tersebut.
Bezzecchi menjadi sorotan setelah terlibat insiden dengan seorang marshal usai mengalami kecelakaan pada Sprint Race di Sirkuit Brno, Sabtu (20/6). Akibat tindakannya, pemuncak klasemen MotoGP 2026 itu dilarang mengikuti balapan utama pada Minggu.
Marini termasuk orang yang mengenal Bezzecchi paling dekat di paddock MotoGP. Keduanya pernah menjadi rekan setim di VR46 saat masih membalap di Moto2 dan sama-sama tumbuh di VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi.
Tapi rider Honda HRC itu menilai hukuman yang dijatuhkan kepada Bezzecchi bisa dipahami. "Saya setuju," kata Marini ketika ditanya soal hukuman yang diterima Bezzecchi, seperti dilansir Crash.net.
Menurut Marini, adrenalin dan emosi yang memuncak setelah kecelakaan memang bisa membuat seorang pebalap bereaksi di luar kendali. Namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan tersebut.
"Memang benar saat itu pebalap memiliki adrenalin yang sangat tinggi. Saya rasa dia memahami kesalahannya. Dia sudah menjelaskan, meminta maaf, dan semua orang melihat sikapnya hari ini," ujar Marini.
Meski menganggap insiden itu tidak berlebihan, Marini menegaskan bahwa dunia balap harus memiliki sikap yang jelas terhadap segala bentuk kekerasan. "Kita harus selalu menentang kekerasan. Mungkin ini bukan sesuatu yang luar biasa besar, tetapi tetap saja perilaku seperti itu tidak bisa diterima dalam olahraga apa pun," tuturnya.
Marini memahami jika banyak pihak menganggap hukuman yang diterima Bezzecchi terlalu berat. Namun menurutnya, steward punya alasan kuat karena kasus seperti ini


