Man City Dinyatakan Bersalah, Andy Robertson Bela Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial fair play Premier League. Eks pemain Liverpool Andy Robertson membela para pemain.
Man City dinyatakan bersalah hampir di seluruh dakwaan yang dikenakan. Mereka hanya lolos satu dakwaan dari total 115 yang diproses.
Belum diketahui apa hukuman yang menimpa Man City. Tapi bisa diperkirakan ancaman hukumannya berat, karena periode berlangsungnya pelanggaran itu pun panjang yakni dari 2009 hingga 2023.
Man City sejak awal menyangkal pelanggaran itu. Mereka selanjutnya bakal mengajukan banding atas keputusan ini.
Situasi Man City ini berpotensi jadi berkah untuk para rival di periode pelanggaran tersebut. Sebab ada kemungkinan gelar-gelar juara mereka dicabut dan dilimpahkan ke tim-tim runner-up.
Termasuk Liverpool, yang dua kali finis runner-up di belakang Man City yakni pada 2018/2019 dan 2021/2022. Tapi mantan bek Liverpool Andy Robertson percaya para pemain Man City tak bisa disalahkan.
Baginya, mereka menunjukkan penampilan luar biasa sebagai tim dan memang pantas juara, di luar kasus yang menjerat.
"Bagi saya, para pemain menunjukkan bahwa mereka cuup bagus di lapangan untuk menang. Saya tak terlalu paham soal dakwaan dan hal-hal semacam itu," ungkap pemain yang kini memperkuat Tottenham Hotspur itu.
"Tapi mereka punya tim luar biasa, saya menikmati duel-duel dengan tim ini. Saya rasa ketika berurusan dengan hal-hal seperti ini, para pemain tak bisa disalahkan. Hanya itu yang bisa saya fokuskan," imbuhnya dikutip The Guardian.


