Malaysia Tak Kebobolan di FIFA ASEAN Cup 2026, tapi Gagal Juara
Sebuah tim yang mengakhiri turnamen tanpa kebobolan biasanya akan dikira sebagai juara. Namun hal itu tak berlaku bagi Malaysia selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.
Harimau Malaya menampilkan permainan apik tanpa menelan satu pun kekalahan di FIFA ASEAN Cup 2026. Dari empat laga, tim asuhan Tan Cheng Hoe meraih tiga kemenangan dan sekali imbang, termasuk menundukkan Vietnam dalam perebutan tempat ketiga pada Senin (5/10) kemarin di Jakarta.
Hasil itu merupakan clean sheet keempat Malaysia secara beruntun. Sebelumnya mereka menundukkan Bangladesh 3-0, menahan Indonesia 0-0, dan melibas Singapura 6-0 dalam tiga laga fase grup.
Meski begitu, tiga hasil positif di atas tak cukup untuk membawa Malaysia ke final. Dengan selisih gol 9-0, mereka masih kalah produktivitas gol dari Indonesia (11-2), sehingga mimpi kembali meraih gelar juara setelah Piala AFF 2010 pun harus dikubur dalam-dalam.
Meski demikian, Malaysia relatif puas dengan capaian mereka di Indonesia. Mencetak 10 gol dalam empat laga tanpa kebobolan bukan sesuatu yang bisa didapat dengan mudah.
"Melakoni empat pertandingan dalam waktu yang begitu singkat tentu membuat para pemain merasa cukup kelelahan, namun mereka tetap menjaga semangat dan bersatu padu untuk meraih hasil ini," ujar Tan, dikutip Soha vn.
"Sejujurnya, ini adalah kesempatan emas bagi tim Malaysia untuk mengalahkan Vietnam setelah penantian lebih dari 10 tahun. Saya sangat senang dengan pencapaian seluruh tim."
"Tugas saya sebagai pelatih timnas Malaysia adalah membantu seluruh tim untuk terus berkembang setiap harinya. Dalam turnamen ini, Malaysia mencetak 10 gol dan tidak kebobolan satu pun. Itu adalah statistik yang sangat bagus. Namun, terkadang sepak bola bukan sekadar soal statistik. Hal


