Madrid Sebenar-benarnya Musuh Bebuyutan Guardiola di Liga Champions
Manchester City disingkirkan Real Madrid di 16 besar Liga Champions. Kiprah Pep Guardiola di Liga Champions sekali lagi dihentikan oleh Madrid.
Man City menjamu Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. The Citizens kalah 1-2 dan tersingkir dengan agregat 1-5.
Ini jadi kali ketiga secara beruntun City disingkirkan Madrid di Liga Champions. Musim lalu, kedua tim bertemu di babak playoff fase knockout, sementara dua musim lalu di babak perempatfinal.
Setelah kalah dari Chelsea di final Liga Champions 2021, tidak ada tim selain Madrid yang menyingkirkan City dari kompetisi ini. Kedua tim ini tercatat bertemu di enam dalam tujuh musim terakhir di Liga Champions.
Kekalahan City di 16 besar Liga Champions musim ini semakin menegaskan status Madrid sebagai kryptonite-nya Guardiola. Ia sudah dikalahkan Madrid sebanyak tujuh kali di Liga Champions, paling sering di antara pelatih lainnya.
Selama berkarier sebagai pelatih, Guardiola sudah lima kali disingkirkan Madrid dari fase knockout Liga Champions. Empat kali ia rasakan saat menangani City, sementara satu lainnya terjadi saat Guardiola melatih Bayern Munich.
Bersama Bayern, Guardiola dihentikan Madrid di semifinal Liga Champions 2013/2014. Bayern kala itu kalah 0-5 secara agregat.


