'Madrid Lebih Nyaman Dilatih Arbeloa'
Jorge Valdano membandingkan Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa. Valdano mengatakan, skuad Madrid merasa lebih nyaman dilatih Arbeloa.
Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih Madrid setelah Alonso diberhentikan pada awal bulan ini. Kepergian Alonso diwarnai dengan berbagai masalah di ruang ganti. Salah satunya perseteruan si entrenador dengan sejumlah pemain berpengaruh Los Blancos seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde.
Sementara itu, Madrid-nya Arbeloa menunjukkan progres sedikit demi sedikit. Usai Madrid tersingkir di babak 32 besar Copa del Rey, mereka merangkai tiga kemenangan berturut-turut. Dimulai dengan pesta gol 6-1 kontra AS Monaco di lanjutan Liga Champions, dilanjutkan dengan kemenangan masing-masing 2-0 melawan Levante dan Villarreal pada lanjutan Liga Spanyol.
Real Madrid terus menempel juara bertahan Barcelona di papan klasemen dengan selisih satu poin. Sedangkan di Eropa, Madrid berpeluang lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions usai nangkring di posisi ketiga klasemen, dan "cuma" akan bertamu ke Benfica di laga penyisihan terakhir.
Valdano, mantan pemain, pelatih dan bos Madrid memuji kinerja Alvaro Arbeloa sejauh ini. Menurut Valdano, Madrid di masa Alonso tidak bermain dengan kompak.
"Apa yang terjadi? Saya rasa Arbeloa sedang melakukan pekerjaan yang bagus dalam membangun kepercayaan diri para pemainnya," sahut dia kepada Deporte Plus. " Motivasi yang mereka perlihatkan melawan Villarreal sangat besar sekali."
"Mereka sepenuhnya terhubung di sepanjang pertandingan, dari menit 1 sampai 90. Sesuatu yang tidak terjadi ketika Xabi Alonso masih di sana. Dengan Xabi, mereka akan meninggalkan ruang ganti dengan banyak hal yang sudah dipelajari."
"Selama 20 atau 25 menit para


