Liverpool Vs Man City: VAR Bunuh Kegembiraan
Drama VAR terjadi di injury time dalam laga Liverpool vs Manchester City. Gary Neville merasa teknologi tersebut sudah membubuh kegembiraan.
Liverpool vs Man City tersaji di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Pertandingan tuntas 2-1 untuk The Citizens.
Liverpool unggul lebih dahulu lewat Dominik Szoboszlai. Bernanrdo Silva kemudian membuat Man City menyamakan skor.
Pasukan Pep Guardiola mendapatkan hadiah penalti di injury time. Merujuk tinjauan VAR, Alisson Becker dianggap menjegal Matheus Nunez dan Erling Haaland kemudian menjadi eksekutor untuk membawa Man City balik memimpin 2-1.
Liverpool, yang butuh poin, membuat Alisson maju ke wilayah Liverpool setiap situasi bola mati. Man City bisa mengambil keuntungan dengan Rayan Cherki menendang bola ke arah gawang yang sudah kosong dari tengah lapangan.
Haaland mencoba mengejar laju bola yang bergulir mendatar. Szoboszlai menarik jersey Haaland, yang kemudian balas menarik dalam situasi hilang keseimbangan. Bola pun mulus masuk ke gawang tanpa gangguan.
Para pemain Man City merayakan gol hasil tendangan Cherki. Petugas VAR kemudian meminta wasit Craig Pawson meninjau ulang setiap insiden sebelum gol itu.
Wasit membuat keputusan menganulir gol Cherki dan memberikan kartu merah kepada Szoboszlai. Pertandingan pun tuntas untuk kemenangan Man City.
"Anda hidup untuk menonton pertandingan seperti ini. Saya penggemar VAR, tetapi itu telah membunuh kegembiraan," kata Neville di Sky Sports.
"Alasan penggemar menonton pertandingan sepakbola adalah untuk hiburan dan untuk momen-momen seperti itu," legenda Manchester United itu menegaskan.


