Liga Champions: Chelsea Kalah Telak dari PSG karena Kurang Pengalaman
Marc Cucurella menyebut Chelsea kurang pengalaman saat didepak Paris Saint-Germain di Liga Champions. Cucurella menyesalkan kekalahan telak di leg pertama.
The Blues terhenti di babak 16 besar setelah takluk dengan agregat 2-8. Padahal, Chelsea sempat menjanjikan di pertemuan pertama di Parc des Princes meskipun kalah 2-5.
Di laga tersebut, Chelsea bisa mengimbangi PSG 2-2 sampai lebih dari 70 menit waktu permainan. Namun, blunder kiper Filip Jorgensen di momen krusial dimaksimalkan si juara bertahan untuk mencetak gol ketiga lewat Vitinha, sebelum melanjutkan momentum dengan dua gol lain dari Kvicha Kvaratskhelia.
Pada prosesnya, si Biru menghadapi tugas berat ketika gantian menjamu PSG di Stamford Bridge karena harus menang paling tidak dengan selisih empat gol. Chelsea justru antiklimaks usai diberondong Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Senny Mayulu.
"Kami kurang pengalaman," ungkap Cucurella kepada the Athletic. "Bagi banyak pemain, itu kan pertama kalinya mereka berlaga di sebuah laga sekaliber itu dan kami membayar harganya."
"Anda selalu bisa membuat kesalahan, tapi kami seharusnya menanganinya dengan lebih baik. Kan ada leg kedua, dan jika Anda tetap tenang, Anda kembali ke London dengan kekalahan 2-3 dan apapun bisa terjadi," lanjut bek kiri senior Chelsea itu.
"Kami membuat kesalahan, mencoba menyerang tanpa sebuah struktur yang jelas, dan kemudian PSG mengambil kesempatan itu dan membuktikan bahwa mereka punya keunggulan itu," Marc Cucurella menambahkan.


