Klopp soal Sorloth: Semua Ingin Cetak Gol, tapi...
Juergen Klopp menyayangkan keputusan Alexander Sorloth yang tidak mengoper ke Erling Haaland. Menurut Klopp, itu jadi alasan utama kekalahan Norwegia dari Inggris.
Norwegia terhenti langkahnya di Perempatfinal Piala Dunia 2026 usai takluk 1-2 dari Inggris dalam waktu 120 menit. Norwegia sempat unggul lewat Andreas Schjelderup sebelum dibobol Jude Bellingham dua kali.
Kekalahan itu mengecewakan bagi Norwegia yang lajunya mengejutkan di turnamen ini. Apalagi saat unggul 1-0, Norwegia punya kesempatan emas menggandakan skor sebelum turun minum.
Serangan balik Norwegia menciptakan situasi 2 lawan 1 ketika Sorloth membawa bola hingga kotak penalti. Alih-alih mengoper ke Haaland yang berdiri bebas di kirinya, Sorloth malah mencari celah untuk menembak dan gagal.
Tak lama setelah itu Bellingham bisa menyamakan skor 1-1. Wajar jika Sorloth jadi sasaran amuk fans Norwegia yang mempertanyakan keputusan untuk tidak memberikan bola kepada Haaland.
Klopp, yang menjadi pandit di stasiun TV asal Jerman, Magenta TV, turut menyoroti aksi Sorloth itu. Menurut eks manajer Liverpool itu, jika Norwegia bisa unggul 2-0 maka jalannya laga di babak kedua bakal berbeda.
Meski demikian, Klopp memaklumi kalau Sorloth lebih memakai instingnya sebagai penyerang untuk mencetak gol ketimbang memberikan assist.
"Dalam situasi dua lawan satu itu, Norwegia harus mencetak gol. Momen-momen seperti itu begitu menentukan di pertandingan besar. Itulah mengapa bermain dengan dua striker tidak selalu merupakan pilihan yang tepat," ujar Klopp seperti dikutip Tribuna.
"Ketika semuanya berjalan lancar, sistem ini sangat efektif. Tetapi terkadang, insting para strikerlah yang merugikan tim," sambungnya.
"Saya bekerja dengan banyak striker sepanjang karier saya,


