Juventus Vs Galatasaray: Ujian Berat Spalletti
Juventus menjalani misi sulit melawan Galatasaray. Pelatih Luciano Spalletti bakal punya peran penting dalam laga ini untuk menggenjot semangat Si Nyonya Tua.
Juventus menyerah 2-5 pada leg pertama di markas Galatasaray. Kehancuran itu salah satu faktornya karena Juventus tampil dengan 10 pemain usai Juan Cabal diganjar kartu merah pada menit ke-67.
Kini gantian Juventus yang menjamu Galatasaray di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Pasukan Luciano Spalletti harus mampu menang 4-0 di waktu normal untuk lolos tanpa ada tambahan waktu.
Tentu ini bukan hal mudah. Juventus terakhir kali bisa comeback pada 16 besar 2018/2019 saat menghantam Atletico Madrid 3-0 lewat hat-trick Cristiano Ronaldo usai tumbang 0-2 di leg pertama.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, mantan pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, ditanya siapa sosok yang bisa seperti Ronaldo di laga nanti. Prandelli merasa kuncinya ada di Spalletti.
"Spalletti. Dia tidak turun ke lapangan, tetapi dialah yang paling berpengalaman dan karismatik. Saya tidak berharap dia akan memberikan ide-ide baru, saya pikir dia akan fokus pada pemain-pemain andalannya," kata Prandelli.
"Galatasaray dan Roma adalah dua pertandingan yang akan membuat Juventus berjuang untuk musim mereka, dan bagi banyak pemain, juga untuk masa depan mereka," tegasnya.
Juventus setelah melawan Galatasaray harus bertandang ke markas AS Roma. Kemenangan juga mutlak didapat demi menjaga peluang Bianconeri dalam persaingan posisi empat besar Liga Italia.


