Jordi Amat Harap Persija Tinggalkan JIS ke SUGBK
Bek Persija Jakarta, Jordi Amat ingin timnya meninggalkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai venue kandang. Ia lebih suka Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
JIS menjadi kandang Persija seiring ditutupnya SUGBK untuk persiapan FIFA Series 2026. Sudah enam kali Persija bermain di JIS dengan hanya meraih dua kemenangan dan empat hasil imbang.
Faktor buruknya kualitas lapangan turut berkontribusi terhadap penampilan tidak sesuai harapan Persija. Untuk itu Jordi berharap timnya bisa kembali tampil di SUGBK.
"Saya juga berharap kami bisa bermain di SUGBK karena itu akan lebih baik untuk kami," kata Jordi kepada wartawan.
Penyerang sayap Persija Emaxwell Souza menjadi salah satu korban buruknya lapangan JIS. Ia menjadi kambing hitam atas kegagalan Persija meraih kemenangan atas Dewa United di JIS, Minggu (15/3/2026).
Tendangan penalti Maxwell dengan mudah dipatahkan kiper Dewa Sonny Stevens. Terlihat rumput JIS berterbangan saat Maxwell mengeksekusi penalti yang akhirnya menghalangi laju bola sehingga akhirnya bisa dimentahkan Sonny Stevens.
Kegagalan penalti itu membuat skor imbang 1-1 tidak berubah. Kemenangan di depan mata buyar karena buruknya kondisi lapangan JIS.
"Saya juga ingin memberi dukungan kepada Emaxwell yang gagal mengeksekusi penalti. Kami sudah berusaha, tetapi keberuntungan juga tidak berpihak kepada kami," ujar Jordi.


