Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

John Herdman soal Kartu Merah: Ujian Persaudaraan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia bermain dengan 10 pemain melawan Malaysia karena kartu merah. Pelatih Garuda John Herdman menyebutnya ujian persaudaraan timnas.

Garuda bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye diusir wasit pada menit ke-37 dalam laga kedua FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia pun dipaksa bermain bertahan melawan Malaysia yang diuntungkan jumlah pemain dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Kartu merah Thom Haye praktis mengubah strategi Indonesia. John Herdman menganggap situasi ini sebagai blessing in disguise alias berkah dalam kesulitan.

"Kami mendapatkan kartu merah, menurut saya kartu merah tersebut justru memberikan kesempatan bagi para pemain ini untuk membangun persaudaraan, serta belajar bagaimana berjuang bersama di momen krusial demi negara mereka. Untuk terus melangkah dan terus berjuang," kata John Herdman seusai laga.

"Anda mungkin melihat kartu merah tersebut sebagai sebuah kutukan, tetapi dalam beberapa hal itu adalah sebuah hadiah, karena sebagai bagian dari perjalanan tim ini, kami membutuhkan momen-momen seperti itu," ujarnya menambahkan.

Pria asal Inggris itu pun memuji habis perjuangan Kevin Diks Cs yang sukses menahan gempuran Malaysia. Tim tamu gagal memanfaatkan keunggulan pemain untuk merebut kemenangan di Jakarta.

Malaysia sebenarnya hampir mencuri gol pada akhir laga. Kemelut terjadi di depan kotak penalti, namun barisan pertahanan Indonesia sukses menjaga keperawanan gawang.

"Mereka datang ke sini dan berjuang karena mereka peduli, dan mereka ingin menang. Mereka ingin mengangkat trofi seperti yang belum pernah dicapai oleh siapa pun sebelumnya-tidak oleh tim lain, maupun pelatih lain," ucap John Herdman.

"Mereka bersedia berjuang habis-habisan

Read more on sport.detik.com
DMCA