Pressing merupakan salah satu istilah penting dalam permainan sepakbola. Pengertian pressing dalam sepakbola merujuk pada proses menekan lawan agar tidak memiliki kendali ruang dalam permainan.
Istilah pressing juga dapat diartikan sebagai usaha seorang pemain atau tim untuk menutup celah saat lawan memegang bola.
Jenis-jenis pressing dalam sepakbola perlu dipahami dengan baik untuk membentuk strategi dan menciptakan peluang menang dalam permainan.
Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum pembahasan mengenai jenis-jenis pressing dalam sepakbola dan cara kerjanya. Yuk, simak sampai selesai ya, detikers!
Melansir dari thefa.com, pressing merupakan tekanan yang diberikan kepada pemain atau tim yang sedang menguasai bola. Keterampilan ini dapat digunakan di seluruh area lapangan dan bertujuan untuk merebut bola kembali, mendikte permainan, dan menunda pergerakan lawan.
Berikut jenis-jenis pressing yang umum dijumpai dalam sepakbola.
Deep pressing atau low pressure yaitu menekan lawan di area pertahanan tim dengan cara menunggu lawan masuk ke area tim terlebih dahulu.
Jenis pressing ini memberikan tim lawan waktu dan ruang dalam memainkan umpan build-up pertama dan mengarahkan bola ke depan.
Dalam menghadapi tekanan itulah tim bertahan akan mencoba mengisi setiap sisi. Saat bola mencapai sepertiga terakhir, pemain bertahan dapat mencegat bola dengan menekan pembawa bola, sebab sepuluh pemain berdiri dengan kompak di depan kotaknya sendiri.
Situasi ini membuat tim yang sedang menyerang acapkali juga terpancing untuk kian maju, meninggalkan ruang-ruang kosong. Hal itulah yang membuat tim pengadopsi deep pressing lazim mengombinasikan gaya mainnya dengan serangan balik cepat atau direct ball, demi mengincar ruang kosong
Read more on sport.detik.com