Indonesia Ikut Street Child World Cup 2026 di Meksiko, Apa Itu?
Indonesia akan mengikuti ajang Street Child World Cup (SCWC) 2026 di Meksiko. Terdengar asing di telinga publik Tanah Air, kompetisi apa sih itu?
Ajang SCWC ini berlangsung pada 5-15 Mei di Mexico City. SCWC sendiri merupakan ajang sepak bola internasional yang mempertemukan anak-anak dari berbagai negara dengan pengalaman hidup dalam kerentanan sosial, sekaligus menjadi forum global untuk menyuarakan hak anak atas pendidikan, perlindungan, dan kehidupan yang layak.
Keberangkatan Indonesia menjadi momentum penting, bukan hanya dalam konteks olahraga, tetapi juga sebagai langkah Indonesia membawa isu hak anak ke panggung global.
Sepuluh pemain yang tergabung dalam tim ini merupakan hasil seleksi ketat dari lebih dari 170 anak yang telah menjalani proses pembinaan selama satu tahun terakhir. Mereka berasal dari berbagai komunitas di Jakarta dan sekitarnya, dengan latar belakang kehidupan di lingkungan rentan dan penuh tantangan.
Founder Garuda Baru, Mahir Bayasut, mengungkapkan bahwa partisipasi ini merupakan kolaborasi lintas organisasi yang memiliki visi yang sama yakni Yayasan Sahabat Anak (YSA), Yayasan Transmuda Energi Nusantara (TEN), dan Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM).
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak ini tidak hanya mendapat kesempatan tampil di panggung dunia, tetapi juga membawa pesan bahwa setiap anak berhak atas perlindungan, pendidikan, dan kehidupan yang layak," jelas Mahir dalam keterangan kepada detikSport.
Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia terdiri dari sepuluh pemain terpilih, yaitu Samuel Steven Siagian di posisi kiper, Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading sebagai pemain belakang, serta Mohamad Azriel Aliansyah di lini tengah.
Sementara itu, sektor sayap diperkuat oleh Rizki


