ICF Pastikan Pelatnas Balap Sepeda Tetap Jalan usai Pelatih Timnas Mundur
Indonesia Cycling Federation (ICF) memastikan persiapan Timnas balap sepeda menuju Asian Games 2026 tetap berjalan normal meski pelatih Timnas, Dadang Haries Poernomo, resmi mundur.
Dadang mengundurkan diri dari kursi pelatih Timnas balap sepeda per 11 Mei 2026 karena ingin fokus kepada keluarga. Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, menegaskan mundurnya pelatih tidak akan mengganggu program Pelatnas.
"Baik atlet dan pelatih sewaktu-waktu bisa masuk dan keluar dari Timnas balap sepeda, dan tidak mempengharui (dengan mundurnya pelatih)," kata Jadi kepada detikSport, Rabu (13/5/2026).
Saat ini Timnas balap sepeda Indonesia tengah fokus mempersiapkan diri menuju Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
ICF telah menyiapkan 26 atlet utama sejak awal tahun. Selain itu, ada delapan hingga sembilan atlet lain yang menjalani latihan mandiri.
Awalnya, ICF menargetkan empat medali emas dari cabang:
Namun target tersebut berubah setelah adanya penyesuaian anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
"Karena realisasi anggaran Asian Games 2026 dari Kemenpora ada perubahan, maka target balap sepeda kami sampaikan 1 emas," ujar Jadi.
Meski target berubah, ICF memastikan persiapan atlet tetap dilakukan secara maksimal demi mencapai performa terbaik di Nagoya.
"PP ICF sudah mempersiapkan Timnas Cycling Indonesia yang terbaik, baik atlet maupun pelatih. Kami juga siapkan sistem promosi degradasi baik terhadap atlet dan pelatih," tuturnya.
Pada Asian Games 2023, Indonesia meraih satu medali emas dari cabang BMX Racing lewat Amellya Nur Sifa di nomor individu. Indonesia juga membawa pulang medali perunggu melalui Jasmine Azzahra Setyobudi.


