Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Haaland: Status Unggulan Inggris Beri Keuntungan untuk Norwegia

Erling Haaland menilai status unggulan Inggris justru bisa hadirkan keuntungan untuk Norwegia. Tim Tiga Singa hadapi tekanan lebih besar dari Vikings dengan status tersebut.

Norwegia vs Inggris pada perempatfinal Piala Dunia 2026 bakal berlangsung di Miami Stadium, Minggu (4/7/2026). Norwegia secara mengejutkan lolos ke 8 besar usai mengalahkan Brasil 2-1.

Sementara, Inggris harus bersusah payah ke perempatfinal. Mereka menang dengan 10 pemain saat hadapi tuan rumah Meksiko 3-2 di 16 besar. Inggris harus bermain dengan 10 pemain usai Jarell Quansah dapat kartu merah di awal babak kedua.

Inggris lebih diunggulkan untuk melaju ke semifinal. Hal tersebut karena Inggris punya pengalaman lebih baik di Piala Dunia.

Inggris langganan tampil di Piala Dunia sejak 1998. Mereka juga selalu menembus perempatfinal di tiga edisi terakhir.

Jauh berbeda dengan Norwegia yang baru mentas lagi di Piala Dunia di tahun ini usai absen lama sejak 1998. Torehan lolos ke 8 besar merupakan capaian terbaik Vikings.

Mesin gol Norwegia, Erling Haaland, menilai status Inggris sebagai favorit justru menguntungkan timnya. Hal ini karena tekanan untuk memenangi laga bakal lebih besar ke Tim Tiga Singa di laga nanti.

"Ya, tentu saja," ujar Haaland soal status unggulan Inggris bakal untungkan Norwegia dikutip dari Guardian.

"Saya pikir ada beberapa favorit yang jelas di luar sana. Inggris adalah salah satunya, jadi saya pikir kalian semua harus menghadrikan tekanan penuh pada para pemain Inggris," jelasnya.

Read more on sport.detik.com
DMCA