Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

'Kutukan' Inggris Berlanjut, Kini Argentina Korbannya

Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia usai kalah dari Spanyol. Tampaknya "kutukan" Timnas Inggris masih berlanjut, Tim Tango kali ini korbannya.

Menghadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Senin (20/7) dini hari WIB kemarin, Argentina takluk 0-1 karena gol Ferran Torres di menit ke-106. Argentina bahkan bermain buruk sepanjang laga.

Mereka cuma bikin total dua shot selama 120 menit, yang mana itu diciptakan di menit-menit akhir. Argentina benar-benar mati kutu dan Lionel Messi yang moncer sedari fase grup tidak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan kekalahan Argentina juga dinodai kartu merah Enzo Fernandez dan Leandro Paredes. Nama terakhir jadi penyulut keributan antarpemain yang tengah diinvestigasi FIFA dan berpotensi lahirnya sanksi.

Kekalahan Argentina itu melanjutkan sebuah "kutukan" dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir ini, yang membawa-bawa nama Inggris. Siapapun yang mengalahkan Tim Tiga Singa di fase gugur, maka mereka akan kalah di final.

Kroasia jadi yang pertama merasakan di 2018 ketika berhasil menang comeback dengan skor 2-1 di babak extra time. Luka Modric dkk. memble di final dan dihajar 2-4 oleh Prancis yang jadi juara dunia.

Prancis melaju ke final empat tahun lalu dan kehilangan mahkota juara usai kalah adu penalti 3-4 dari Prancis. Dalam perjalanan menuju final, Prancis mengalahkan Inggris 2-1 di final.

Lalu untuk tahun ini, Argentina menumbangkan Inggris 2-1 di semifinal setelah sempat tertinggal duluan dan akhirnya keok di final dari Spanyol.

Pertanyaannya, apakah "kutukan" ini bakal berlanjut di 2030? Kita tunggu saja.

[Gambas:Twitter]

Read more on sport.detik.com
DMCA