GTWCE 2026: Monza Selalu Bikin Sean Jatuh Hati
Monza selalu menyimpan keunikan tersendiri untuk Sean Gelael. Dia akan coba menaklukkan sirkuit Monza sekali lagi akhir pekan ini.
Putaran kedua GT World Challenge Europe (GTWCE) 2026 akan digelar di Sirkuit Monza, Minggu (31/5) besok. Dia akan turun bersama AF Corse 50 dengan ditemani Arthur Leclerc dan Lilou Wadox.
Pada putaran pertama di Paul Ricard, upaya mereka untuk mendapatkan poin gagal karena cuma finis ke-12 usai mendapat penalti.
Kini kesempatan untuk bangkit terbuka lebar di sirkuit Monza yang berjuluk Temple of Speed. Sirkuit yang terletak di dekat kota Milan, Italia ini sempat memakai yang berbentuk oval. Bentuk oval itu sendiri sudah mengharuskan mobil dipacu secepat mungkin, karena praktis tak ada tikungan.
Kemudian Monza berubah menjadi sirkuit biasa, namun bentuknya tetap mencerminkan sirkuit ini mesti menghadirkan kecepatan rata-rata tinggi untuk satu lap. Tidak hanya untuk F1, tapi juga mobil-mobil untuk kejuaraan lain termasuk GTWCE. Itulah kenapa julukan Temple of Speed selalu melekat hingga kini.
Bagi Sean, membalap di Monza kali ini terbilang spesial ketimbang yang sudah-sudah. Sebab dia akan mengendarai mobil kebanggaan para tifosi, yakni Ferrari.
Sean seperti mendapat motivasi berlipat ganda dengan memakai mobil Ferrari di rumah mereka sendiri.
"Ya, akhirnya tahun ini saya berkesempatan menggeber mobil Ferrari di Monza. Brand ini sangat bersejarah di kejuaraan apa pun dan saya bangga kini menjadi bagian dari mereka," ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.
"Setiap orang sepertinya bersorak untuk mendukung kami agar meraih hasil bagus. Asyik banget, kan? Saya suka penggemar seperti para tifosi ini," sambungnya.
Sean berkesempatan menambah jam terbangnya dalam mengenal lebih jauh mobil Ferrari


