WEC 2026: Sean dan WRT 32 Finis Ketujuh di 24H of Le Mans
Upaya keras sudah dilakukan Sean Gelael dan Team WRT 32 untuk naik podium di 24H of Le Mans 2026. Namun, finis ketujuh akhirnya yang didapat.
Pada putaran ketiga WEC 2026 Kelas LMGT3 di Circuit de la Sarthe dari Sabtu-Minggu, 13-14 Juni, Augusto Farfus sebagai starting driver WRT 32 memulai dari posisi kelima.
Dia selalu menempat WRT 32 berada di posisi podium, hingga menyerahkan kendali ke Darren Leung di P3.
Ketika Leung berlaga, beberapa opsi dilihat. Pebalap Inggris ini mengakui bahwa tadinya dia diproyeksikan untuk melakukan dua stint, lalu berubah jadi empat, dan akhirnya lima sekaligus!
"Rencana A1 adalah saya double stint, lalu A2 empat stint, dan tim melihat ada peluang untuk menjalankan stint kelima dan itulah yang kami lakukan," ujar Leung dalam rilis kepada detikSport.
Team WRT 32 mempertimbangkan bahwa Leung sangat konsisten dengan kecepatannya, yang diukur dari sesama pebalap Bronze lain. Bahkan, ketika Leung diminta untuk melakukan tiga stint tambahan dengan selingan Farfus kembali mengemudi di antaranya, dia menyanggupinya.
Saat itu memang hanya Farfus dan Leung yang menggeber BMW M4 GT3. Sean Gelael masih dibiarkan "menganggur" selama berjam-jam.
Sebuah insiden yang dialami oleh Francesco Castelacci (AF Corse 54), di mana dia bersenggolan dengan Giammarco Levorato (Proton Competition 88) dan membuat mobilnya terdampar, menyebabkan Safety Car (SC) masuk dan menetralisir lomba.
Sayangnya, keberadaan SC tidak banyak membantu WRT 32 dan bahkan cenderung merugikan. Posisi Leung yang tadinya di P10 malah jadi P16 setelah semua prosesi SC selesai.
Keharusan menunggu di pintu keluar pit sampai SC dan rangkaian mobil di belakangnya lewat, jadi penyebab. Itulah risiko masuk pit pada periode SC.
Setelah lomba


