Glasner Masih Latih Palace Sampai Akhir Musim
Crystal Palace tidak jadi berpisah cepat dengan Oliver Glasner. The Eagles masih mempertahankan manajer asal Austria itu.
Hubungan Glasner dan Palace memang sudah tidak akur sejak musim panas lalu. Saat itu manajemen tidak mau membeli pemain sesuai incarannya.
Alih-alih memperkuat tim untuk tampil di Eropa, Palace malah melepas Eberechi Eze yang merupakan pemain kunci saat menjuarai Piala FA.
Ini belum termasuk perseteruan ketika Palace ingin melepas Marc Guehi ke Liverpool tanpa ada pengganti. Pada akhirnya Guehi bertahan karena Steve Parish selaku CEO Palace tidak mau kehilangan Glasner yang mengancam cabut.
Musim berjalan, situasinya ternyata tidak membaik dan Glasner merasa tidak didukung sepenuhnya oleh klub. Puncaknya adalah ketika Palace disingkirkan tim divisi enam di Babak Ketiga Piala FA bulan ini.
Ditambah lagi Palace akhirnya melepas Guehi ke City di bursa transfer musim dingin ini, serta rencana penjualan Jean-Philippe Mateta, Glasner merasa dikhianati oleh klub.
Itulah mengapa dia dikabarkan sempat bertengkar hebat dengan Parish dan menginginkan cabut bulan ini. Tapi, tensi dikabarkan mereda setelah Direktur Olahraga Klub Matt Hobbs menemuinya pekan ini.
Dikutip The Athletic, Hobbs berhasil merayu Glasner untuk bertahan sampai akhir musim ini, ketika kontraknya berakhir. Kini tugas Glasner adalah membawa Palace bangkit di Liga Inggris.
Sebab, Palace sudah puasa kemenangan di 10 laga beruntun dan terpuruk di posisi ke-13 dengan 28 poin dari 22 laga. Mereka akan menjamu Chelsea di Selhurst Park, Minggu (25/1/2026) malam WIB.


