FFI Berubah Menjadi Asosiasi Futsal Indonesia
Federasi Futsal Indonesia (FFI) menggelar kongres biasa di Jakarta, Selasa (12/5/2026). Salah satu keputusannya perubahan nama organisasi menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI).
Perubahan nama organisasi ini menyesuaikan Statuta PSSI. FFI selaku salah satu asosiasi di bawah naungan PSSI kini menjadi AFI.
Selain itu ada juga restrukturisasi organisasi. Ada penambahan personil di posisi Wakil Ketua Umum dan penunjukan sosok baru untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
"Kami memutuskan beberapa hal strategis. Yang pertama, adanya penyesuaian revisi AD/ART futsal. Karena apa? Karena kami mengacu kepada Statuta PSSI yang baru, yang baru disahkan tahun lalu 2025 (kemungkinan 2023)," kata Ketua Umum AFI Michael Sianipar.
"Dan kami butuh waktu memang untuk menyesuaikan. Sudah kita bahas, kita bersurat kepada PSSI, sudah ada keluar persetujuan dari PSSI juga, dan di forum kongres disetujui adanya AD/ART yang akan kita gunakan, yang baru, supaya selaras. Jadi saya bisa bilang ini penyelarasan organisasi antara futsal dengan PSSI," ujarnya menambahkan.
Michael menegaskan bahwa para anggota futsal level provinsi dan dari para klub, sepakat bahwa futsal adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola. Kemajuan futsal Indonesia dalam dua tahun terakhir tidak lepas dari dukungan dari PSSI, pemerintah juga, hingga kerja keras dari banyak pihak.
AFI meyakini bahwa prestasi dibangun, bersinergi bersama, dan bahkan bisa lebih lari lagi ke depan kalau sinergi diperkuat. Semua hal itu yang menjadi pembahasan utama kongres.
"Dan dari para Exco di sini juga saya didampingi oleh, ada Sekjen yang baru untuk kita di futsal, yaitu Mas Budi Setiawan, dan juga untuk Waketum, selain Mas Atta juga kita bertambah jadi ada dua Waketum. Di


