Fabregas: Nico Paz Harus Siap Hadapi Tekanan Besar Kalau ke Madrid
Nico Paz dalam beberapa bulan terakhir dikabarkan bakal diambil lagi oleh Real Madrid. Pelatih Como, Cesc Fabregas, memberikan masukkan kepada pemainnya itu.
Paz diboyong Como pada musim panas 2024 dari Real Madrid. Gelandang berusia 21 tahun itu adalah jebolan Castilla, namun baru tampil delapan kali di tim utama Real Madrid pada musim 2023/2024.
Di bawah polesan Fabregas selama berkostum Como, Paz menjelma menjadi salah satu gelandang serang yang oke. Real Madrid bahkan digadang-gadang mau mengambil Paz lagi.
Paz baru-baru ini membantu Como ke semifinal Coppa Italia dengan mengalahkan Napoli lewat adu penalti di perempatfinal. Paz tidak terlibat dalam "tos-tosan" itu karena ditarik keluar oleh Fabregas pada menit ke-82.
Fabregas menegaskan mengganti Paz dengan Mergim Vojvoda bukan demi melindungi sang pemain dari tekanan. Malah kalau bukan karena kebutuhan taktik tetap bakal memainkan Paz sampai terlibat di adu penalti.
"Tidak, saya hanya ingin menghindari serangan balik selama 10-15 menit terakhir. Saya tidak pernah takut, jadi jika Nico gagal mencetak gol dari 10 penalti, saya tidak akan menggantinya karena itu," kata Fabregas yang dikutip dari Football Italia.
"Jika dia akan bermain untuk Real Madrid, dia harus menghadapi tekanan yang jauh lebih besar. Lagipula, Ivan Smolcic belum pernah mengambil penalti, tetapi dia memiliki karakter yang kuat dan saya melihatnya dalam latihan," Fabregas menegaskan.


