Ducati Dikritik Bak 'Timnas Spanyol', Tardozzi Merespons Begini
Bergabungnya Pedro Acosta ke Ducati memunculkan kritik tajam. Bos Ducati Davide Tardozzi menegaskan, keputusan itu semata terkait performa bukan asal negaranya.
Ducati akan mengandalkan duet Spanyol Acosta dengan Marc Marquez mulai musim depan. Acosta direkrut untuk menggantikan Francesco Bagnaia, yang memilih menyeberang ke Aprilia.
Dengan demikian, pabrikan Borgo Panigale itu untuk pertama kalinya sejak 2009 tidak memiliki satu pun pebalap Italia di timnya. Line-up Ducati itu dicemooh bak 'timnas Spanyol'.
Tardozzi mengungkapkan, Ducati tidak akan sepenuhnya pebalap asing menyusul rumor pebalap WSBK Nicolo Bulega bergabung dengan VR46. Keputusan menduetkan Marc Marquez dengan Pedro Acosta benar-benar karena potensi besar yang dinilai akan mendukung misi juara dunia 2027.
"Tapi apa yang bisa kami lakukan? Ketika kami membentuk tim pabrikan, kriteria mendasar pertamanya adalah performa, kami tidak memilih berdasarkan paspor," ceplos Tardozzi kepada Gazzetta dello Sport.
"Kami bukannya menciptakan sebuah tim nasional Spanyol; kami ingin menciptakan sebuah duet yang terdiri atas pebalap-pebalap hebat dan kami memilih dua orang yang kami pikir bisa memberikan kami sebagian besar energinya," sembur dia.
"Pastinya, kami ingin sekali memiliki pebalap Italia bersama kami, yang oleh karenanya kami berupaya membawa Nicolo Bulega ke MotoGP. Namun, tim pabrikan itu kan menargetkan yang terbaik: kami ingin memenangi titel juara dunia," lugas Davide Tardozzi.


