Disebut Bukan Kiper Kelas Atas, Lammes: Harus Kuat Mental
Kualitas Senne Lammens masih dipertanyakan. Lammens hanya mengatakan, dirinya harus kuat mental dan rasa percaya diri untuk menghadapi komentar miring.
Lammens bergabung Manchester United dari klub Belgia Royal Antwerp pada musim panas tahun lalu. Di musim debutnya, Lammens tampil impresif setelah mencegah terjadinya 4,4 gol lawan, hanya kalah dari kipr Manchester City Gianluigi Donnarumma (5,8). Lammens bahkan disebut rekutmen terbaik MU.
Namun, seiring start lambat MU di awal musim ini Lammens jadi ikut disorot. Kiper berusia 24 tahun itu sudah kebobolan delapan gol dalam lima pertandingan pertama Setan Merah di liga. Alhasil, Lammens diragukan mampu jadi solusi jangka panjang MU.
Pemain legendaris Manchester United Paul Scholes mengatakan, the Red Devils harus punya kiper kelas dunia jika ingin memenangi kompetisi. Scholes belum yakin dengan Senne Lammens.
"Tim apa yang menurut Anda bisa memenangi Premier League tanpa seorang kiper kelas atas? Lammens mungkin, saya tidak tahu, saya kira masih belum jelas," ucap Scholes belum lama ini.
"Anda itu perlu seorang kiper kelas atas. Sebut saja tim Liverpool dengan Alisson, tim City, [David-red] Raya di Arsenal. Man United dengan Peter Schmeichel dan Edwin van der Sar. Mereka semua itu punya kiper-kiper brilian."
Saat ditanya mengenai komentar Scholes itu, Lammens menjawab: "Aku tidak barubah karakter hanya karena bermain sepakbola di Manchester United," kata dia.
"Anda harus punya mental yang kuat dan rasa percaya diri yang tinggi untuk menghadapi semua orang yang menyampaikan pendapat mereka. Aku bisa membayangkan bahwa ini tidaklah mudah untuk siapapun," imbuh Senne Lammens di Metro.
Lammens akan kembali mengawal gawang MU selepas jeda internasional, yang berakhir pada


